Babinsa Koramil 02/Sidikalang Bantu Petani Bersihkan Lahan dan Kenalkan Metode Tanam Jagung TOT

KAPERWIL SUMUT

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025 - 13:39 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidikalang // Cybernews1.com-
Dalam upaya mendukung program swasembada pangan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02/Sidikalang, Kodim 0206/Dairi, Serda Nuroso, turun langsung membantu petani membersihkan lahan jagung untuk ditanam kembali. Kegiatan ini dilakukan di lahan seluas 15 rante milik Hendrik Sagala (40) yang berlokasi di Kilometer 2, Desa Kalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Senin (3/03/2025) Pembersihan lahan dilakukan dengan menggunakan mesin babat rumput guna mempersiapkan tanah untuk musim tanam berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan edukasi kepada petani mengenai metode budidaya jagung yang lebih efisien, yaitu sistem Tanpa Olah Tanah (TOT). Metode ini memungkinkan petani untuk menanam jagung tanpa harus melakukan pembalikan dan penggemburan tanah, sehingga lebih hemat tenaga dan waktu. Serda Nuroso menjelaskan bahwa metode TOT lebih ramah lingkungan dan dapat meningkatkan produktivitas pertanian jika diterapkan dengan benar.

Hendrik Sagala mengungkapkan bahwa selama ini dirinya selalu menggunakan cara konvensional, yaitu dengan membersihkan sisa batang jagung yang telah dipanen, membabat rumput liar, lalu membakarnya sebelum melakukan penanaman ulang. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, ia kini memahami bahwa metode TOT bisa menjadi alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Metode TOT memiliki berbagai keunggulan, di antaranya mempercepat proses budidaya karena tidak memerlukan pengolahan tanah, menghemat biaya tenaga kerja, serta menjaga kesuburan tanah dengan mengurangi risiko erosi lapisan hara. Namun, petani juga perlu memahami risiko penggunaan herbisida yang tidak tepat, karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman jagung. Oleh karena itu, penyemprotan herbisida jenis glifosat harus dilakukan dengan dosis yang sesuai, yaitu sekitar 2 liter per hektar, satu minggu sebelum tanam.

Danramil 02/Sidikalang, Kapten Inf T. Aritonang, menyampaikan apresiasi atas semangat petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menegaskan bahwa pihak TNI akan terus mendampingi petani dalam menerapkan teknologi pertanian yang lebih efisien. “Kami siap mendukung petani dengan memberikan pendampingan agar hasil pertanian lebih optimal. Swasembada pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Babinsa hadir untuk membantu petani mencapai kesejahteraan,” tutupnya.


Brito_team

Berita Terkait

Dandim 0206/Dairi Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Serah Terima Jabatan Bupati Dairi 2025-2030
Bupati Karo Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Ke-79

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

Mega Sos Dziewięćdziesiąt Siedem % — PL Spin & Win SOL Online Casino

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

Peregrine Glücksspiel Durchgehen – Europäische Union Join the Action 1go

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

Neu & Pop Erweiterungsspielautomat kingdom • Deutschland Win Big Today

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

Liberális Fazék , Szorzó , Szabad Emberek Kipörög , Löket Nyomorék magyar piac Deposit & Play spinanga

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

What Defrayal Method Acting Be Uncommitted At WOWPH Casino https://jetcasino2.com Commonwealth country Play & Earn

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:46 WIB

PAYOUT ODDS Activate Incentive Stakes galactic-casino.net ◦ Canadian region Register & Win

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:46 WIB

Le Bet On Feel At SG8 Cassino République française Sign Up Today winoui

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:46 WIB

Nul Herladen Beloning In Vergelijking Met Van Het Huis Spelen Gratis Financiering shuffle-nl.com/nl-nl Nederland Try It Now

Berita Terbaru