Kutacane_Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijiriyah, salah satu pasar Tradisional Kabupaten Aceh Tenggara Pekan Kuning, di Desa Kuning Satu Kecamatan Bambel memadat. Kamis (20/3/2025). Padatnya antrian masyarakat dan alat transportasi, diakibatkan banyaknya warga dari penjuru Desa di Aceh Tenggara berburu baju lebaran ke pasar tradisional.
Menjelang hari raya, Pekan Kuning mulai memadat penuh sesak. Hal tersebut bisa kita tandai dengan mulai tersendatnya arus lalu lintas provinsi, Kutacane-Medan. Bukan Hanya itu, macetnya arus lalu lintas juga disebabkan ramainya masyarakat dan padatnya kendaraan yang berlalu lalang mengantarkan sewa menuju pusat perbelanjaan ke pasar tradisional Desa Kuning I.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di Desa Kuning 1 dipadati warga yang datang dari berbagai penjuru desa, untuk berburu barang-barang promosi, seperti pakaian, makanan, kue lebaran dan dekorasi rumah serta kebutuhan bahan pokok. Hal ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri. Dalam rangka menyambut dan merayakan hari kemenangan bagi umat islam.
Salah seorang warga, Sekaligus berpropesi Idayani mengaku, sengaja membeli kebutuhan lebaran secepat mungkin, sebab masih banyak pilihan serta berbagai macam model baju lebaran yang disuguhkan oleh pedagang. “Jadi kami mulai beli dari sekarang harganya juga masih lumayan murah,” terangnya kamis 20 Maret 2025.

Idayani juga menerangkan sudah membeli baju lebaran untuk anak dan suami serta baju miliknya “Sekarang harganya berkisar Rp150 ribu per-model hingga Rp250 per-model.” Jelas idayani sembari menenteng pakaian yang ia beli.
Akibat Tunjangan Hari Raya (THR) Belum cair, Idayani mengatakan, dia hanya mampu membeli baju yang menurutnya pas di kantong. Dan akan membeli kebutuhan lainnya ketika THR Tersebut sudah dicairkan.
“saya hanya membeli baju yang harganya pas di kantong sebab THR belum cair. saya juga menunggu uang tersebut untuk membeli kebutuhan lainnya” lanjutnya
Untuk mengantisipasi kebutuhan pokok yang membludak menjelang hari raya idul fitri. Mari berbelanja secara bijak dan berhati-hati, sebagai kaum bapak dan kaum ibu, dapat mempersiapkan diri menjelang hari raya dengan lebih mudah dan nyaman dengan cara mengatur keuangan keluarga dengan cerdas dan bijak.
(In)





























